Halaman

Jumat, 13 Oktober 2017

Perkenalan Kuliah Filsafat Ilmu



Perkenalan Kuliah Filsafat Ilmu
Oleh : Trisylia Ida Pramesti

Pertemuan pertama kulih Filsafat membahas tentang perkenalan. Bapak Prof. Dr. Marsigit memperkenalkan diri dengan gaya yang berbeda. Menyebutkan nama beliau dengan cara kontemporer dan klasik yang artinya pun berbeda. Disela-sela perkenalan beliau sering menyelipkan nasihat-nasihat seperti agar kita giat mencari ilmu, kalau bisa hingga keluar negeri.
Dalam mata kuliah filsafat ini adalah suatu ikhtiar kita sebagai manusia, bukan seperti dalil atau kitab suci yang dijadikan pedoman.
Dalam belajar filsafat awal kita akan mengalami kebingungan. Tetapi kebingungan ini baik, karena bingung adalah awal dari ilmu. Artinya seseorang ketika mengalami kebingungan dalam mencari ilmu, maka ia ada harapan untuk mencari tahu kebenaran itu atau mencari ilmu itu. kebingungan dalam pikir adalah tanda akan memperoleh ilmu, tetapi jangan sampai bingung hati. Bingung hati berarti kita telah terkena godaan setan. Naudzubillahimindzalik.
Dalam belajar Filsafat tentu perlu suatu landasan. Layaknya suatu kehidupan, segala hal dalam hidup ini memerlukan landasan. Dan ketika landasan itu telah ada maka perlu dikembangkan atau dibangun. Belajar filsafat itu membangun dimensi luas dan dalam. Dimensi merentang dari bawah hingga atas. Mulai dari material, formal, hingga spiritualnya. Karena ada landasan dan dibangun maka paradigma yang dipakai adalah paradigma membangun atau to constract.
Sehingga dalam perkuliahan Bapak tidak ada istilah memberi, yang ada adalah membangun atau memfasilitasi. Kegiatan perkuliahan bisa dilakukan dimanapun dengan cara membaca blog Bapak yaitu powermathematics.blogspot.com dan juga melalui academia edu milik bapak. Dalam perkuliahan ini, kita harus berpikir luas yaitu melihat pikiran para filsuf. Pikiran filsuf dari jaman dulu hingga sekarang.
Dalam belajar filsafat kita juga penting untuk ikhlas. Ikhlas terdari 2 hal yaitu ikhlas hati dan ikhlas pikir. Ikhlas hati yaitu niat yang lurus. Sedangkan ikhlas pikir adalah paham dengan apa yang dibaca dan dituliskan. Maka ketika membaca blog Bapak di tuntut untuk 2 ikhlas ini. Selain ikhlas, pertanyaan juga dipenting untuk mendapatkan ilmu. Kacaunya pikiran ditandai dengan adanya pertanyaan itu. ketika orang bertanya maka ia ada tanda akan mendapatkan ilmu.
Sesi selanjutnya yaitu beliau mempersilakan Mahasiswa untuk bertanya. Salah satu teman Putri Sholihah bertanya berkaitan dengan target komen untuk nilai tertentu. Tetapi beliau menjawab dengan inti agar menjalani saja dulu. Pertanyaan lain yaitu oleh saya sendiri, pertanyaan berkaitan dengan bagaimana menyeimbangakan antara realitas dan idealitas. Jawaban beliau yaitu dengan menjalani, dipikirkan dan doakan. Jalani apa yang dipikirkan yang baik, memikirkan apa yang dilakukan dan diiringi dengan doa. Dalam menjalani hidup ini hanya itu yang perlu dijalani agar tidak bermasalah. Pertanyaan selanjutnya yaitu berkaitan dengan bingung. Jawaban beliau, bingung adalah awal mula dalam berilmu. Pertanyaan selanjutnya yaitu, mengapa bapak mengambil kuliah filsafat. Jawaban beliau karena beliau suka dengan tantangan. Pertanyaan selanjutnya berkaitan tentang referensi yang digunakan dalam filsafat. Beliau menjawab jika referensi dalam belajar filsafat adalah semua ciptaan Tuhan. Karena laboraturium belajar filsafat adalah ciptaan tuhan itu.  
Dan pada akhirnya, melalui filsafat manyadarkan diri bahwa sebenarnya diri ini serba tidak tahu. Maka penting bagi kita untuk membaca dan terus membaca yang kemudian diungkap dalam penjelasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar